Lewati ke konten
Bunga Tunggal & Majemuk

Cara Menghitung Bunga Majemuk dengan Mudah

Pelajari langkah-langkah menghitung bunga majemuk dan memahami perbedaannya dengan bunga tunggal.

Cara Menghitung Bunga Majemuk dengan Mudah

Bunga majemuk sering disebut “bunga berbunga”. Bunga yang Anda peroleh ditambahkan ke saldo, lalu ikut menghasilkan bunga pada periode berikutnya. Artikel ini menjelaskan cara menghitungnya secara manual dan dengan kalkulator.

Rumus Bunga Majemuk

A = P × (1 + r/n)n×t

  • P — pokok awal
  • r — suku bunga tahunan dalam desimal (6% = 0,06)
  • n — jumlah kapitalisasi per tahun
  • t — lama waktu dalam tahun

Langkah Menghitung

  1. Ubah suku bunga ke desimal: 6% → 0,06.
  2. Bagi dengan frekuensi kapitalisasi: 0,06 ÷ 1 = 0,06 (tahunan).
  3. Tambahkan 1: 1,06.
  4. Pangkatkan dengan n × t: 1,06³ = 1,191016.
  5. Kalikan dengan pokok: Rp 10.000.000 × 1,191016 = Rp 11.910.160.

Total bunganya Rp 1.910.160, lebih besar Rp 110.160 dibanding bunga tunggal pada angka yang sama.

Pengaruh Kapitalisasi

Semakin sering bunga dikapitalisasi, semakin besar nilai akhirnya. Untuk Rp 10.000.000 pada 6% selama 5 tahun, kapitalisasi tahunan menghasilkan Rp 13.382.256, sedangkan kapitalisasi bulanan menghasilkan Rp 13.488.502.

Hitung Lebih Cepat

Tidak perlu menghitung pangkat secara manual. Gunakan kalkulator Bunga Tunggal & Majemuk untuk melihat hasil dan grafik pertumbuhannya secara instan.

Angka dalam artikel ini adalah simulasi edukatif. Kondisi produk keuangan sebenarnya dapat berbeda. Lihat disclaimer.

Artikel Lainnya

Dapatkan informasi dan tips seputar suku bunga, pinjaman, tabungan, dan perencanaan keuangan.

Lihat Semua Artikel